SEJARAH DINAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA

Dinas Tanaman Pangan  dan Hortikuktura pada awalnya merupakan bagian dari Propinsi Sumatera Selatan yang dibentuk berdasarkan UU No.5 Tahun 1959 yang berada di Provinsi Lampung dengan nomenklatur Dinas Pertanian Tanaman Pangan Rakyat Kabupaten Dati II Lampung.

Terhitung sejak tanggal 1 Januari 1964 berdasarkan UU Nomor 14 tahun 1964 maka dibentuklah Dati I Lampung yang meliputi wilayah Dati II Lampung Tengah, Dati II Lampung Selatan, Dati II Lampung Utara dan Kota Madya Tanjung Karang Teluk Betung. Oleh karena itu maka status Dinas Pertanian Tanaman Pangan Rakyat meningkat menjadi Dinas Pertanian Rakyat Lampung dengan struktur organisasi sebagai berikut Kepala Dinas, Wakil Kepala Dinas, Bagian Tata Usaha, Bagian Teknik, Bagian Sosial, Bagian Produksi, Bagian Penyuluhan, Bagian Bina Usaha Tani, Sekolah Pertanian Menengah Atas dan Sekolah Usaha Tani Pekalongan.

Berdasarkan Peraturan Daerah Propinsi Lampung Nomor 17 Tahun 2000 tanggal 29 Desember 2000 Organisasi Dinas Pertanian Tanaman Pangan Propinsi Lampung kembali berubah menjadi Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, maka Organisasi Perangkat Daerah mengalami perubahan  kewenangan sehingga nomenklatur maupun struktur organisasi OPD perlu disesuaikan. Perubahan tersebut ditetapkan berdasarkan  Peraturan Daerah Propinsi Lampung Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Propinsi Lampung dan Peraturan Gubernur Lampung Nomor 82 tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas  dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi Lampung dan Peraturan Gubernur Lampung Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) pada Dinas Daerah Provinsi Lampung maka Dinas Pertanian, Tamaman Pangan dan Hortikultura Propinsi Lampung ditetapkan menjadi Dinas Tamaman Pangan dan Hortikultura Propinsi Lampung hingga sekarang.